Definition List

Jumat, 08 Agustus 2014

02.19

Tumpukan sampah dibawah jembatan Butong
Batara TV - Dalam rangka menumbuhkan kesadaran dan keperdulian masyarakat terhadap kebersihan lingkungan, Ahad (8/8) ratusan warga kota Muara Teweh dibawah koordinasi Kodim 1013 Muara Teweh, Satpol PP Barito Utara, IMI Barito Utara, Forum Perduli Sungai Barito (FPSB) dan sejumlah tokoh masyarakat menggelar aksi “Jum’at Bersih”.
Aksi kebersihan yang dimulai sejak pukul 07.30 WIB dan berakhir sekitar pukul 09.00 WIB tersebut dilaksanakan di wilayah RT 7 Kelurahan Melayu mendapat dukungan dari warga yang berada disekitar lokasi kegiatan yang digerakan oleh ketua RT setempat.
Para anggota TNI dari Kodim 1013 Muara Teweh tampak serius mengumpulkan sampah yang berserakan di tebing sungai Barito tersebut. Hal serupa juga dilakukan oleh petugas Satpol PP, Badan Lingkungan Hidup (BLH)  para pemuda yang tergabung dalam FPSB dan semua peserta secara bahu membahu mengumpulkan serta membuang sampah yang sudah membusuk bertimbun ditebing sungai yang mengalir melintasi pemukiman penduduk tersebut.
Kegiatan tersebut digelar dalam rangka menyambut Kemerdekaan RI tahun ini serta sekaligus mempersiapkan daerah ini untuk meraih predikat bergengsi bidang lingkungan, yaitu “Adipura” , karena tahun ini kabupaten Barito Utara telah dinominasi untuk menjadi salah satu daerah yang berpeluang meraih penghargaan tersebut.

 
Abd Salim dari Kodim 1013 Muara Teweh mengatakan, kegiatan tersebut memang sengaja dilakukan melibatkan masyarakat dan para pemuda untuk melakukan karya bakti di lokasi yang selama ini tidak pernah terjamah, yaitu sungai. Melalui kegiatan ini, ia mengharapkan masyarakat tidak lagi membuang sampah disungai, tidak hanya itu masyarakat harus menjadi agen-agen kebersihan dilingkungannya.
Sekretaris FPSB Yanto dilokasi kegiatan kepada wartawan mengatakan, kepada masyarakat yang ada dilokasi tersebut, terutama para pedagang yang ada disana untuk selalu menjadi kebersihan lingkungan dan tidak lagi membuang sampah sembarang termasuk membuang sampah disungai. Ia mengharapkan kepada instansi terkait untuk tidak segan-segan mencabut ijin usaha oknum pedangan yang tergolong “nakal”, yaitu mereka yang tidak mengindahkan peraturan yang berlaku.
Sementara itu ketua RT 7 Kelurahan Melayu kepada wartawan dilokasi kegiatan tersebut mengatakan, pihaknya sebagai masyarakat sangat mendukung upaya yang dilakukan tersebut, karena sangat bermanfaat bagi masyarakat pedagang sendiri disamping mendukung program pemerintah untuk meraih Adipura.(j/1/fds)

0 komentar:

Posting Komentar